Jasa Pengurusan SERTIFIKASI SNI

Produk apapun yang beredar dan dijual secara massal di wilayah Hukum Indonesia, wajib memiliki SNI ( Standar Nasional Indonesia ). SNI adalah Sertifikasi Kelayakan Produk yang akan dijual di Indonesia. Tujuan dari Sertifikasi SNI sendiri adalah juga sebagai proteksi untuk produk yang akan masuk ke Indonesia.Dharma Lancar Sukses sebagai lembaga konsultan, siap membantu dan memberikan Konsultasi dan Pengurusan Sertifikasi SNI. Hal yang terpenting dalam Pengurusan Sertifikasi SNI adalah dokumen, dalam hal ini sudah melakukan implementasi ISO 9001.

Hal ini berlaku untuk semua produk, baik Produk Impor atau Produksi Lokal. Manfaat dari SNI adalah bahwa produk tersebut mempunyai standart dan aman digunakan dengan batas-batas tertentu.

Misal produk mainan anak, dipastikan bahwa material seperti cat, aman apabila terkena kulit, tidak menimbulkan kontaminasi dan sebagainya. Atau produk lain seperti tangki air, ukuran semuanya baik ketebalan dan volume sesuai standart dan KONSUMEN tidak MERASA DIRUGIKAN.

Kami melayani support untuk Jasa Pengurusan Sertifikasi SNI, mulai dari pengujian material , dokumen produk, dokumen proses manufaktur dan sebagainya.

Berikut adalah List Jasa Sertifikasi SNI yang Kami Layani

Jasa Sertifikasi SNI Beton,Jasa Sertifikasi SNI Baja,Jasa Sertifikasi SNI Air Minum Dalam Kemasan,Jasa Sertifikasi SNI Minyak Goreng,Jasa Sertifikasi SNI Cat Tembok,Jasa Sertifikasi SNI Biskuit,Jasa Sertifikasi SNI Beras,Jasa Sertifikasi SNI CPO,Jasa Sertifikasi SNI Coklat,Jasa Sertifikasi SNI Es Krim,Jasa Sertifikasi SNI Elektrikal,Jasa Sertifikasi SNI elektronik,Jasa Sertifikasi SNI Ekstraksi Aspal,Jasa Sertifikasi SNI Fosfat, Jasa Sertifikasi SNI Formalin,Jasa Sertifikasi SNI Fire alarm,Jasa Sertifikasi SNI Farmasi,Jasa Sertifikasi SNI Fire Hydrant,Jasa Sertifikasi SNI Garam Industri,Jasa Sertifikasi SNI Gula Pasir,Jasa Sertifikasi SNI Garam beryodium,Jasa Sertifikasi SNI Gula Rafinasi,Jasa Sertifikasi SNI Helm,Jasa Sertifikasi SNI Hydrant,Jasa Sertifikasi SNI Helm Safety,Jasa Sertifikasi SNI Kayu,Jasa Sertifikasi SNI Karbon Aktif,Jasa Sertifikasi SNI Kopi bubuk,Jasa Sertifikasi SNI Kecap,Jasa Sertifikasi SNI Lampu LED,Jasa Sertifikasi SNI Listrik, Jasa Sertifikasi SNI Lift,Jasa Sertifikasi SNI Lipstik,Jasa Sertifikasi SNI Minyak Goreng,Jasa Sertifikasi SNI Margarin,Jasa Sertifikasi SNI Mie Instan,Jasa Sertifikasi SNI Mentega,Jasa Sertifikasi SNI Mainan Anak,Jasa Sertifikasi SNI Minyak Kelapa,Jasa Sertifikasi SNI Minyak Goreng Sawit,Jasa Sertifikasi SNI Minyak Kelapa Sawit,Jasa Sertifikasi SNI Nugget Ikan,Jasa Sertifikasi SNI Nata de coco,Jasa Sertifikasi SNI Obat,Jasa Sertifikasi SNI Obat Batuk,Jasa Sertifikasi SNI Organik,Jasa Sertifikasi SNI Oli,Jasa Sertifikasi SNI Pakan Ikan,Jasa Sertifikasi SNI Paving Block, Jasa Sertifikasi SNI Pupuk Organik,Jasa Sertifikasi SNI Susu,Jasa Sertifikasi SNI Sirup,Jasa Sertifikasi SNI Susu Bubuk,Jasa Sertifikasi SNI Susu segar,Jasa Sertifikasi SNI Sabun Cair,Jasa Sertifikasi SNI Sabun,Jasa Sertifikasi SNI selai,Jasa Sertifikasi SNI Sosis Ikan,Jasa Sertifikasi SNI Saut Tomat,Jasa Sertifikasi SNI Tepung Terigu,Jasa Sertifikasi SNI Tepung Tapioka,Jasa Sertifikasi SNI Velg,Jasa Sertifikasi SNI velg Motor,Jasa Sertifikasi SNI Sepatu safety,Jasa Sertifikasi SNI Sepatu Pengaman,Jasa Sertifikasi SNI Sepeda Import,Jasa Sertifikasi SNI Sepeda.

Tujuan dari SNI sendiri adalah agar produk yang di import sesuai dengan standard pemakaian di Indonesia. Misal apabila peralatan yang membutuhkan konsumsi listrik, tentu saja seperti tegangan – frekuensi listri harus sesuai dengan jalur PLN. Kalau tidak, peralatan akan mudah rusak.

Standar Nasional Indonesia (SNI)


SNI adalah Sertifikasi Kelayakan Produk yang akan dijual di Indonesia. Tujuan dari Sertifikasi SNI sendiri adalah sebagai proteksi untuk produk yang akan masuk ke Indonesia.

 SNI tidak diwajibkan pada semua barang namun bersifat sukarela untuk ditetapkan oleh pelaku usaha.

Akan tetapi, dalam hal SNI berkaitan dengan kepentingan keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat atau pelestarian fungsi lingkungan hidup dan/atau pertimbangan ekonomis, instansi teknis dapat memberlakukan secara wajib sebagian atau seluruh spesifikasi teknis dan atau parameter dalam SNI.

Jika atas suatu barang atau jasa telah diberlakukan SNI wajib, maka pelaku usaha yang barang atau jasanya tidak memenuhi dan/atau tidak sesuai dengan SNI wajib, tidak boleh memproduksi dan/atau mengedarkan barang atau jasa tersebut.

Berikut ini adalah cara atau prosedur untuk mengurus atau mendapatkan label SNI.

1. Isi Formulir Permohonan SPPT SNI

SPPT merupakan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI. Langkah pertama, ada harus mengisi formulir SPPT ini. Pada prosesnya, saat mengisi, Anda akan membutuhkan beberapa dokumen sebagai lampiran, yaitu:

  • Fotokopi sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 yang dilegalisasi. Sertifikat ini bisa didapatkan di Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM) yang diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).
  • Sertifikat dari LSSM negeri asal produk yang sudah punya perjanjian saling pengakuan dengan KAN, ini jika produk tersebut adalah produk impor yang berasal dari luar negeri. 

2. Verifikasi Permohonan

Langkah selanjutnya adalah akan verfikasi permohonan yang dilakukan oleh LSPro-Pustan. Dalam prosesnya, akan dilakukan verifikasi terhadap beberapa hal, yakni jangkauan lokasi audit dan kemampuan memahami bahasa setempat.

Proses ini biasanya akan memakan waktu satu hari dan setelah verifikasi selesai Anda akan diberi invoice soal rincian biaya yang harus dibayarkan.

3. Audit Sistem Manajemen Mutu Produsen

Tahap berikutnya adalah pengecekan kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu. Akan dilakukan pemeriksaan soal kelengkapan dan kecukupan dokumen sistem manajemen mutu produsen terhadap persyaratan SPPT SNI.

Dalam audit kecukupan, tim akan melakukan peninjauan terhadap dokumen Sistem Manajemen Mutu yang kita miliki. Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam hal ini, koreksi harus dilakukan dalam waktu maksimal dua bulan.

4. Pengujian Sampel Produk

Dalam prosesnya, Tim LSPro-Pustan akan datang ke tempat produksi dan mengambil sampel produk untuk diuji. LSPro-Pustan Deperin menjamin para petugasnya ahli di bidang tersebut.

Proses pengujian ini dilakukan di laboratorium penguji atau lembaga inspeksi yang sudah diakreditasi. Jika dilakukan di laboratorium milik produsen, diperlukan saksi saat pengujian.

Sampel produk diberi label contoh uji (LCU) dan disegel. Proses ini butuh waktu minimal 20 hari kerja.

Bila ternyata hasilnya belum sesuai, Anda akan diminta untuk menguji sendiri produk tersebut sampai sesuai, lalu dicek kembali oleh tim LSPro-Pustan.

5. Penilaian Sampel Produk

Laboratorium penguji menerbitkan Sertifikasi Hasil Uji. Bila hasil pengujian tidak memenuhi persyaratan SNI, pemohon diminta segera melakukan pengujian ulang. Jika hasil uji ulang tak sesuai persyaratan SNI, permohonan SPPT SNI ditolak.

6. Keputusan Sertifikasi

Setelah semua proses di atas selesai dilaksanakan, tim akan merapatkan hasil audit dan hasil uji. Semua dokumen audit dan hasil uji menjadi bahan rapat panel Tinjauan SPPT SNI LSPro-Pustan Deperin.

Proses penyiapan bahan biasanya perlu waktu tujuh hari kerja, sedangkan rapat panel berlangsung selama satu hari.

7. Pemberian SPPT-SNI

LSPro-Pustan akan melakukan klarifikasi terhadap perusahaan atau produsen yang bersangkutan setelah rapat panel usai.

Keputusan pemberian sertifikat oleh Panel Tinjauan SPPT SNI didasarkan pada hasil evaluasi produk yang memenuhi: kelengkapan administrasi (aspek legalitas), ketentuan SNI, dan proses produksi serta sistem manajeman mutu yang diterapkan dapat menjamin konsistensi mutu produk.

Berikut kami sampaikan Daftar SNI Wajib :

  1. Air Minimi Dalam Kemasan
  2. Baja Lembaran dan Gulungan Canai Dingin
  3. Baja Lembaran Dan Gulungan Lapis Paduan Aluminium – Seng (Bj.L As)
  4. Baja Lembaran Lapis Seng
  5. Baja Lembaran, Pelat Dan Gulungan Canai Panas (Bj.P)
  6. Baja Profil
  7. Baja Tulangan
  8. Ban
  9. Baterai Primer
  10. Elektronika:  Seterika Listrik. Pompa Air, Pesawat TV-CRT
  11. Garam Beriodimn
  12. Helm Pengendara Kendaraan Bennotor Roda Dua
  13. Kabel
  14. Kaca Lembaran
  15. Kaca Pengaman Untuk Kendaraan Bennotor
  16. Kakao Bubuk
  17. Katup Tabung Baja
  18. Kawat Baja Beton
  19. Kloset Duduk
  20. Kompor Gas Balian Bakar LPG Satu Tungku Dengan Sistem Pemantik Mekanik
  21. Korek Api Gas
  22. Lampu Swa-Balast
  23. Melamin -Perlengkapan Makan Dan Minum
  24. Pelek Kendaraan Bennotor Katagori M,N.O dan L
  25. Pendingin Ruangan, Lemari Pendingin Dan Mesin Cuci
  26. Penyambung Pipa Berulir Dari Besi Cor Maleabel Hitam
  27. Plastik – Tangki Air Silinder Vertikal -Polietilena (PE)
  28. Regulator Tekanan Rendah Untuk Tabung Baja LPG
  29. Selang Karet Kompor Gas
  30. Semen
  31. Sepatu Pengaman
  32. Sepeda Roda Dua
  33. Spesifikasi Meter Air Minimi
  34. Tabung Baja LPG
  35. Tali Kawat Baja Dan Tali Kawat Baja Untuk Minyak Dan Gas Bumi
  36. Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld) Dan Komputer Tablet
  37. Tepung Terigu

Scroll to Top